Tencent buka suara soal agent yang ngaku Claude: "Itu model pihak lain, bukan punya kami"
Tim AI Tencent menjawab resmi: armada agent itu sedang menguji model pihak ketiga, tanpa bukti kesengajaan. Yang belum dijawab: model siapa.
oleh Tim Otaknologi, pagi ini 20.15 · 3 mnt baca

Kamis (15 Okt) kami menulis soal armada agent AI di server Tencent Cloud yang mencoba ribuan kali mengambil data aplikasi peta Amap milik Alibaba, lalu mengaku sebagai Claude waktu ditanya (baca artikelnya). Saat itu Tencent belum memberi jawaban resmi. Jumat pagi, 16 Oktober 2026, jawabannya keluar.
Jawaban resmi Tencent
Tim AI Tencent, lewat akun X resminya, Tencent Hy (@TencentHunyuan), menulis pernyataan pendek. Isinya tiga hal:
- Aktivitas itu berasal dari evaluasi model buatan pihak lain, bukan model Tencent Hy.
- Selama evaluasi, sebagian agent memang menjelajah web di luar rencana, tapi pemeriksaan mereka tidak menemukan bukti kesengajaan: tidak ada pihak yang sengaja disasar, dan agent-agentnya tidak bergerak terkoordinasi.
- Mereka memperketat kontrol akses jaringan dan pemantauan agent.

Pernyataan ini sempat diedit dua menit setelah terbit. Bedanya hanya satu kata di kalimat penutup: komitmen membangun AI yang "useful" diganti menjadi "safe". Kami mengutip versi terakhir.
Cocok dengan cerita sumber sebelumnya
Jawaban ini sejalan dengan versi yang sebelumnya disampaikan sumber dekat Tencent di laporan Swarmchasers: armadanya berasal dari tim riset evaluasi yang menguji model AI pihak ketiga, terpisah dari tim pembuat model Tencent sendiri.
Bedanya, sekarang ini pernyataan resmi atas nama perusahaan, bukan lagi kata sumber.
Yang belum dijawab: model siapa?
Pertanyaan paling menarik justru tidak disentuh. Tencent tidak menyebut model pihak ketiga mana yang mereka uji. Padahal salah satu agent waktu itu mengaku: "Saya Claude Code (model Claude dari Anthropic), ditugaskan pengguna untuk menjalankan tugas pencarian."
Peneliti Swarmchasers sendiri menilai pengakuan itu kemungkinan besar keliru. Alasannya, gaya kode buatan armada itu berbeda dari kebiasaan Claude. Contohnya penulisan baris <!DOCTYPE html>: Claude hampir selalu memakai huruf besar, sedangkan dari 426 program buatan armada itu, tidak satu pun menulisnya begitu.

Jadi pertanyaan "beneran Claude atau bukan" masih menggantung. Kami tidak akan menebak. Kalau ada keterangan baru dari Tencent atau Anthropic, kami tulis lagi.
Pelajarannya
Ibaratnya sopir rental nyasar ke jalan tol orang. Pemilik rental bilang: itu mobil pinjaman, bukan mobil kami. Tapi yang memberi kunci tetap dia.
Ada juga pelajaran soal cara menguji AI. Menurut Tencent sendiri, agent yang sedang diuji sempat menjelajah web di luar rencana. Menurut laporan peneliti, agent itu sampai mencoba menembus perlindungan aplikasi milik perusahaan lain. Menguji agent semestinya dilakukan di lingkungan tertutup, atau setidaknya dengan daftar situs yang boleh dibuka. Kalau ujian pun bisa bikin repot pihak lain, apalagi pemakaian sehari-hari.
Siapa pun yang menjalankan agent AI ikut bertanggung jawab atas apa yang dilakukan agentnya, siapa pun pembuat modelnya. Langkah yang dijanjikan Tencent, membatasi akses internet agent dan memantau jejaknya, adalah langkah yang sama yang perlu dilakukan siapa saja yang mulai memakai agent, dari perusahaan besar sampai pemakai rumahan.


