Dapat chat penipuan? Lingkari pesannya, biar AI Google yang menilai
HP Android punya peringatan penipuan otomatis, tapi Indonesia belum masuk daftar negaranya. Sambil menunggu, Circle to Search dan Google Lens bisa dipakai untuk mengecek chat yang mencurigakan. Ini caranya, plus batasnya.
oleh Tim Otaknologi, pagi ini 18.45 · 4 mnt baca

Chat dari nomor tak dikenal: "Paket kamu tertahan di gudang, klik link ini untuk konfirmasi alamat." Kamu memang lagi menunggu paket, jadi jempol sudah hampir menekan link-nya. Sebelum itu, ada cara cepat untuk minta pendapat kedua: lingkari pesannya, lalu biar AI Google yang menilai.
Google mengingatkan lagi soal fitur ini di blog resminya pada 15 Oktober 2026. Fiturnya sendiri sudah ada sejak Desember 2025, tapi masih banyak yang belum tahu. Ada juga satu hal yang perlu kamu tahu dulu: versi otomatisnya belum berlaku di Indonesia.
Peringatan otomatisnya belum sampai ke sini
Di halaman Bantuan Android, Google menjelaskan fitur bernama Scam Detection untuk pesan chat. Cara kerjanya: setiap ada notifikasi chat baru dari aplikasi yang didukung, HP ikut membacanya dan memperingatkan kalau isinya mirip penipuan. Kamu tidak perlu melakukan apa-apa.
Masalahnya, fitur ini hanya ada di HP Android tertentu dan di negara tertentu. Daftar negaranya disusun urut abjad, dan setelah India langsung Jamaica. Indonesia tidak ada.

Yang bikin gemas, Bahasa Indonesia justru sudah masuk daftar bahasa yang didukung, bersama Inggris, Jepang, Korea, dan lima bahasa lain. Jadi kelihatannya tinggal menunggu Google menyalakannya untuk Indonesia. Kapan? Belum ada kabar resmi.

Cara manualnya: lingkari
Untungnya, cara manualnya bisa dipakai di sini. Menurut blog Google Desember 2025, fitur cek penipuan lewat Circle to Search dan Google Lens berlaku global.
- Buka chat yang bikin ragu. Bisa di WhatsApp, SMS, atau aplikasi chat lain.
- Tekan lama tombol home atau garis navigasi di bawah layar sampai Circle to Search muncul.
- Lingkari pesannya dengan jari.
- Baca ringkasan AI-nya (AI Overview). Google menilai pesan itu pakai AI dan informasi dari web, lalu memberi saran langkah berikutnya.
- Ada tanda bahaya? Google menyarankan hapus pesannya dan blokir nomornya.

HP-mu tidak punya Circle to Search?
Circle to Search hanya ada di sebagian HP Android. Kalau HP-mu tidak punya, pakai Google Lens lewat aplikasi Google:
- Screenshot pesan yang mencurigakan.
- Buka aplikasi Google, lalu ketuk ikon Lens.
- Pilih screenshot tadi dari galeri.
- Ketuk Search untuk melihat hasil dan peringatan keamanannya.
Batasnya: tidak ada peringatan belum tentu aman
Ada satu kalimat penting di pengumuman Google: penilaiannya hanya muncul kalau sistemnya cukup yakin dengan kualitas jawabannya. Artinya, kalau tidak muncul peringatan apa-apa, bukan berarti pesannya aman. Bisa jadi AI-nya cuma belum yakin.

Jadi anggap AI ini pendapat kedua, seperti bertanya ke teman yang melek teknologi. Keputusannya tetap di kamu:
- Jangan klik link dari chat yang bikin ragu, apalagi yang mendesak ("hari ini terakhir", "akun akan diblokir").
- Jangan pernah kasih kode OTP ke siapa pun, termasuk yang mengaku petugas bank atau kurir.
- Cek langsung ke sumber resmi. Hubungi nomor yang tertera di aplikasi atau situs resmi bank dan jasa kirim, bukan nomor yang ada di chat.
- Data pribadi orang lain di screenshot: kalau pesannya berisi nama atau nomor orang lain, potong dulu bagian itu sebelum dicek.
Makin banyak orang yang bisa memakai AI untuk menjaga diri, makin susah penipu menang. Chat penipuan apa yang paling sering mampir ke HP-mu: paket tertahan, hadiah undian, atau lowongan kerja?
Lihat di Instagram
Versi singkatnya, lengkap dengan slide bukti, ada di Instagram @otaknologi:


