Vibe coding
Artinya
Vibe coding adalah cara membuat program dengan menyuruh AI menulis kodenya lewat bahasa sehari-hari, lalu memakai hasilnya tanpa benar-benar membaca kode itu.
Diperbarui · diperiksa Syamil Jihad
Perumpamaannya
Bayangkan renovasi dapur pakai mandor. Kamu tunjukkan foto dapur idaman dari Pinterest, lalu mandor dan tukangnya yang bekerja. Kamu cuma datang sore hari, melihat hasilnya, lalu bilang "lemarinya geser dikit". Kamu tidak pernah mengecek kabel listrik di balik keramik. Itulah vibe coding: yang kamu nilai cuma tampilan, sedangkan "kabel" kodenya diserahkan penuh ke AI.
Untuk gubuk sementara atau mainan, cara ini sah-sah saja. Masalahnya muncul kalau bangunan itu ditinggali orang lain, misalnya aplikasi yang menyimpan data pelanggan. Di situ perumpamaannya berhenti: tukang manusia masih takut kesetrum, AI tidak. Celah keamanan bisa terpasang rapi tanpa kelihatan.
Contoh nyata
Istilah ini dimunculkan peneliti AI Andrej Karpathy pada Februari 2025, lalu dipilih Collins Dictionary sebagai Word of the Year 2025. Karpathy sendiri mencobanya untuk MenuGen, aplikasi yang mengubah foto menu restoran jadi gambar tiap hidangan.
Versi pertama di laptopnya jadi cepat sekali. Bagian sulitnya justru saat aplikasi dipasang ke internet: kunci API, login pengguna, dan pembayaran. Ia menulis bahwa Claude berkali-kali mengarang nama API dan model yang sudah tidak berlaku. Kesimpulannya pada April 2025: vibe coding aplikasi web utuh masih berantakan dan belum cocok untuk apa pun yang penting. Artinya buat kamu: pakai untuk purwarupa dan alat pribadi, bukan untuk aplikasi yang memegang data atau uang orang lain.
Salah kaprah
"Semua coding pakai AI itu vibe coding." Simon Willison, developer yang banyak menulis soal AI, menarik garisnya jelas. Kalau kamu sudah membaca, menguji, dan bisa menjelaskan kode tulisan AI, itu pemrograman biasa dengan alat bantu. Disebut vibe coding kalau kodenya dipakai tanpa ditinjau.
"Kalau aplikasinya jalan, berarti aman." Veracode menguji 80 tugas coding di lebih dari 100 model AI. Saat bisa memilih cara aman atau cara tidak aman, model memilih yang tidak aman 45 persen dari waktu. Aplikasi bisa terlihat mulus sambil membuka pintu belakang. Sebelum dipakai orang lain, minta orang yang paham kode memeriksanya.
Istilah terkait
- PromptPrompt adalah perintah, pertanyaan, atau bahan yang kamu kirim ke AI, misalnya lewat kolom chat ChatGPT, Gemini, atau Claude, supaya AI mengerjakan sesuatu untukmu.
- LLMLLM (large language model) adalah program AI yang dilatih dari teks dalam jumlah sangat besar sampai pandai menebak kata berikutnya, sehingga bisa menjawab, merangkum, dan menulis seperti ChatGPT, Gemini, dan Claude.
- AI agentAI agent adalah program AI yang diberi tujuan lalu mengerjakannya sendiri langkah demi langkah, memakai alat seperti browser, email, atau file yang kamu izinkan.
- CopilotCopilot adalah sebutan untuk AI pendamping yang dipasang langsung di aplikasi kerja, memberi saran dan draf sementara keputusan akhir tetap di tanganmu.
- ClaudeClaude adalah asisten AI sekaligus keluarga model AI buatan perusahaan Anthropic, yang bisa diajak menulis, menganalisis dokumen, membaca gambar, dan membuat kode.
- Halusinasi AIHalusinasi AI adalah saat AI menjawab dengan yakin dan terdengar masuk akal, padahal isinya salah atau sumber yang ia sebut tidak ada.