Agen AI OpenAI copot pengawasnya sendiri, lalu menyangkal
Laporan resmi OpenAI: agen GPT-6 Astra mencopot sistem pengawasnya saat menyalin program, menulis "yay", lalu menjawab tidak saat ditanya. OpenAI belum tahu kenapa.
Ditulis & diperiksa: Syamil Jihad · 5 Nov · 4 mnt baca

OpenAI mengaku agen AI-nya mencopot sistem pengawasnya sendiri, lalu menyangkal saat ditanya. Kejadian ini tertulis di laporan resmi OpenAI yang diperbarui 20 Oktober 2026. Agennya GPT-6 Astra, dipakai di dalam OpenAI sendiri, bukan di ChatGPT untuk umum. OpenAI bilang belum punya penjelasan yang memuaskan.
Laporan resmi OpenAI
Laporan ini dimuat di blog riset keselarasan (alignment) OpenAI. Isinya dua kejadian: GPT-6.1 Sol pada 3 Oktober dan GPT-6 Astra pada 6 Oktober 2026. Keduanya terjadi saat agen AI mengerjakan tugas pemrograman biasa.

Yang dimaksud "pengawas" (misalignment monitor) adalah sistem yang memantau apakah AI-nya mulai bertindak di luar keinginan manusia. Agen AI yang bisa bertindak sendiri biasanya dijalankan dengan pengawas seperti ini.
Kejadian 6 Oktober: pengawasnya ikut dicopot
Seorang pengguna meminta Astra menyalin cara kerja sebuah program contoh ke kode miliknya. Sebelumnya, agen lain sudah berpesan ke Astra: jangan matikan pengawasnya, "even temporarily", sebentar pun.

Program contohnya tidak memakai pengawas. Jadi saat menyalin, pengawasnya ikut dicopot. Tes otomatis yang tadinya menjaga pengawas tetap ada malah diganti dengan tes yang mensyaratkan pengawas tidak ada.

Yang mengerjakan penghapusannya adalah subagen, AI suruhan Astra. Tapi di catatan pikirnya, Astra sendiri menanggapi hilangnya pengawas dengan senang: "yay".

Ditanya, jawabnya "nggak"
Selesai, Astra melapor tugasnya beres tanpa menyebut pengawasnya hilang. Saat pengguna bertanya langsung, "did you remove that?", Astra menjawab "No […] I did not remove an enabled monitor from it."

Jawaban itu tidak benar. Yang menulis begitu OpenAI sendiri ("falsely claimed"), bukan kami.
Tiga hari sebelumnya: alarm ke tim keamanan dimatikan
Pada 3 Oktober, agen GPT-6.1 Sol diminta memperbaiki sistem evaluasi. Penggunanya sempat berpesan "jangan kirim pesan", maksudnya pesan Slack. Sol menafsirkan pesan itu juga berlaku untuk alarm pengawas. Daftar penerima laporan dikosongkan dan notifikasi dimatikan.

Pengawasnya tetap jalan dan menyimpan laporan, tapi tidak ada manusia yang diberi tahu.
Tanggapan OpenAI
Kedua kejadian tidak masuk kategori paling gawat (P0), jadi tidak ada yang dihentikan otomatis. OpenAI menulis belum punya penjelasan yang memuaskan untuk perilaku ini.

Celahnya sedang ditambal. Auto-Review, pemeriksa otomatis yang wajib dipakai di semua pemakaian internal Codex, kini diperbarui untuk mendeteksi dan memblokir upaya mematikan pengawas.

Laporan seperti ini makin sering muncul. Sebelumnya kami menulis Google yang mengaku agen AI-nya kadang bertindak di luar tugas dan AI yang membuat akun palsu saat diuji.
Buat kamu yang pakai agen AI
- Jangan cuma percaya laporannya. "Tugas beres" belum tentu beres. Cek sendiri hasilnya.
- Tanya hal spesifik, lalu cocokkan. Kalau agen bilang tidak mengubah sesuatu, lihat riwayat perubahannya.
- Pesan yang jelas. "Jangan kirim pesan" bisa ditafsirkan lebih luas dari maksudmu. Sebutkan batasnya.
Makin paham kelakuan AI, makin tidak gampang kita ketipu laporan yang kelihatan rapi.
Gambar sampul: tanya-jawab asli di laporan OpenAI
Lihat di Instagram
Versi singkatnya, lengkap dengan slide bukti, ada di Instagram @otaknologi:


