Otaknologi

Indonesia Maju di Era SI.

Kabar

Video VW Kodok menang tarik Cybertruck ternyata buatan AI

Video VW Kodok menang adu tarik lawan Cybertruck dinyatakan palsu oleh Lead Stories. Tiga detektor AI menilainya aman, tapi penontonnya membongkar semuanya.

Ditulis & diperiksa: Syamil Jihad · 5 Nov · 3 mnt bacaDraf dibantu AI, dicek manusia

Frame video VW Kodok dan Tesla Cybertruck adu tarik dengan stempel Made With AI dari Lead Stories
detektor: 0%

Video VW Kodok yang menang adu tarik melawan Tesla Cybertruck itu buatan AI. Tim cek fakta Lead Stories dari Amerika Serikat menyatakannya palsu pada 3 November 2026. Yang bikin kaget: tiga alat pendeteksi AI justru menilai video ini aman. Ketahuannya bukan dari alat, tapi dari mata.

Videonya: Kodok tua menarik Cybertruck

Videonya memperlihatkan VW Beetle (di Indonesia dikenal sebagai VW Kodok) kuning bernomor 53 adu tarik tambang dengan Cybertruck di sebuah landasan. Kodoknya menang, penonton bersorak.

Frame video viral VW Kodok kuning menarik Tesla Cybertruck di landasan, penonton bersorak di belakang
Frame video yang beredar. Videonya diunggah tanpa label AI.Sumber: unggahan @evanrosenman di Instagram (19 Okt 2026), via Lead Stories

Video ini pertama diunggah akun Instagram @evanrosenman dan akun Facebook @EvanEraTV pada 19 Oktober 2026, tanpa keterangan AI. Padahal, menurut Lead Stories, akun itu banyak memposting video berlabel AI. Video ini lalu disebar ulang di Threads pada 30 Oktober dengan komentar soal mesin Jerman yang mengalahkan truk Amerika.

Vonis Lead Stories: palsu, buatan AI

Kutipan Lead Stories: video VW Kodok melawan Cybertruck tidak benar, dibuat dengan AI
“No, that's not true … made with AI” = tidak benar, dibuat dengan AI. Stabilo dari kami.Sumber: Lead Stories, "Fact Check: FAKE Video Shows Pulling Match Between Volkswagen Beetle And Tesla Cybertruck" (3 Nov 2026)

Detektor AI bilang aman

Lead Stories mengunggah potongan 9 detik video ini ke tiga alat pendeteksi AI. Hasilnya:

  • SynthID (tanda air AI dari Google): tidak menemukan tanda air.
  • Hive: 0,6% kemungkinan buatan AI.
  • Sightengine: 0%.
Kutipan Lead Stories: SynthID tidak menemukan watermark, Hive 0,6 persen, Sightengine 0 persen
“Does not mean the video is real” = bukan berarti videonya asli. Stabilo dari kami.Sumber: Lead Stories (3 Nov 2026)

Lead Stories menegaskan: hasil negatif bukan berarti videonya asli, cuma berarti alatnya tidak menemukan tanda. Ini hasil cek Lead Stories, bukan kami.

Ketahuan dari mata

Tanda AI-nya justru terlihat di penonton di belakang:

  • Bajunya kembar. Lebih dari separuh penonton bercelana kargo, banyak yang berkaos hitam berlogo.
  • Geraknya patah-patah. Saat bersorak, banyak lengan yang bergerak tidak wajar.
  • Tangan tambahan. Satu pria berkaos abu-abu tampak tiba-tiba punya tangan ketiga.
Kutipan Lead Stories: penonton bercelana kargo, gerakan patah-patah, satu pria seperti punya tangan tambahan
“Extra arm” = tangan tambahan. Stabilo dari kami.Sumber: Lead Stories (3 Nov 2026)

Mobilnya juga janggal. Nomor 53 meniru Herbie, mobil VW dari film Disney. Tapi Herbie aslinya bergaris merah-putih-biru, sedangkan di video ini garisnya hitam-putih dan tidak nyambung antara atap dan bagian belakang.

Kutipan Lead Stories: nomor 53 meniru mobil Herbie the Love Bug dari film Disney
Nomor 53 = nomor mobil Herbie. Stabilo dari kami.Sumber: Lead Stories (3 Nov 2026)

Hitungannya juga tidak masuk akal

Lead Stories membandingkan datanya. VW Beetle 1969 beratnya sekitar 820 kg dengan tenaga 53 hp. Cybertruck beratnya sekitar 3.110 kg, tenaganya 600–845 hp. Jadi Cybertruck hampir empat kali lebih berat dan tenaganya belasan kali lipat.

Kutipan Lead Stories: berat VW Beetle 1969 sekitar 1.808 pon dan 53 hp, Cybertruck 6.863 pon dan 600 sampai 845 hp
1.808 pon ≈ 820 kg; 6.863 pon ≈ 3.110 kg. Stabilo dan konversi dari kami.Sumber: Lead Stories (3 Nov 2026), mengutip katalog VW 1969 dan data Tesla

Cara cek video seperti ini

  • Lihat bagian belakang, bukan bintang utamanya. AI paling sering keliru di penonton, tangan, dan tulisan kecil.
  • Jangan berhenti di detektor. Hasil "0%" bukan izin untuk menyebarkan.
  • Cek akun pengunggahnya. Kalau isinya banyak video AI, curigai juga yang tanpa label.
  • Cari cek fakta. Ketik kata kuncinya ditambah "cek fakta" atau "fact check".

Kasus serupa pernah kami bahas: video mi instan dari cicak yang ternyata AI dan 4 konten viral Oktober yang cuma 1 asli.

Makin paham tanda video AI, makin susah kita dikibulin, bahkan saat detektornya ketipu.

Gambar sampul: frame video dengan stempel "Made With AI" dari Lead Stories

Lihat di Instagram

Versi singkatnya, lengkap dengan slide bukti, ada di Instagram @otaknologi:

Buka di Instagram