Otaknologi

Indonesia Maju di Era SI.

Kabar

Gemini 4 Carbon: AI nomor 1 dunia, belum bisa kamu pakai

Google merilis Gemini 4 Carbon dan Artificial Analysis menaruhnya di peringkat 1 (skor 59). Tapi aksesnya baru untuk penjaga keamanan siber pilihan, dan untuk aplikasi Gemini belum ada tanggal.

Ditulis & diperiksa: Syamil Jihad · 29 Okt · 4 mnt bacaDraf dibantu AI, dicek manusia

Gambar resmi Google untuk peluncuran Gemini 4 Carbon
belum dibuka untuk umum

Google merilis Gemini 4 Carbon pada 28 Oktober 2026, dan penguji independen Artificial Analysis langsung menaruhnya di peringkat 1 dengan skor 59. Tapi kamu belum bisa memakainya. Untuk sekarang, Carbon baru dibuka untuk sebagian penjaga keamanan siber pilihan Google. Untuk aplikasi Gemini belum ada tanggalnya; Google cuma bilang "secepatnya". Sehari sebelumnya OpenAI juga merilis model baru, ceritanya ada di GPT-6.1 Terra, AI yang bisa pakai komputer sendiri.

Apa itu Gemini 4 Carbon

Carbon adalah model terkuat Google saat ini. Ia keluar hanya dua minggu setelah Gemini 4 Argon. Google menonjolkan dua kemampuan: mengerjakan tugas pemrograman yang panjang dan rumit, serta keamanan siber.

Menurut Google, tim internal mereka melihat Carbon bekerja berhari-hari tanpa menyerah saat ketemu jalan buntu, misalnya mencari akar masalah bug yang tersembunyi di kode yang sangat besar. Di WebDev Arena (papan skor membuat situs web), Carbon naik 89 poin ke peringkat 4.

Nomor satu, tapi selisihnya tipis

Blog Google: Carbon peringkat 1 di Artificial Analysis Intelligence Index dengan skor 59, dan 88,2% di SEC-bench Pro
Google sendiri yang menulis: peringkat 1 di Artificial Analysis, skor 59.Sumber: Google, "Gemini 4 Carbon: our next frontier model" (28 Okt 2026)

Klaim "nomor 1" ini bukan cuma kata Google. Di Artificial Analysis Intelligence Index, papan skor dari penguji independen, urutan teratasnya saat kami cek (29 Okt 2026, pukul 01.10 WIB):

PeringkatModelSkor
1Gemini 4 Carbon (Google)59
2Claude Opus 5.5 (Anthropic)58
3GPT-6 Astra (OpenAI)57

Selisih dengan peringkat 2 cuma satu poin. Halaman Artificial Analysis juga mencatat sisi lain: Carbon sangat "cerewet". Saat diuji ia menghasilkan 200 juta token, padahal model lain rata-rata 64 juta, jadi ongkos per tugasnya ikut mahal.

Halaman Artificial Analysis Gemini 4 Carbon: skor 59 peringkat 1, 200 juta token saat diuji
Skor 59, peringkat 1. Tapi saat diuji ia menghasilkan 200 juta token, salah satu yang paling boros.Sumber: Artificial Analysis, halaman model Gemini 4 Carbon (dicek 29 Okt 2026)

Skor gabungan seperti ini berguna untuk melihat gambaran besar, tapi belum tentu cocok untuk kerjaanmu. Cara membacanya ada di cara baca benchmark AI.

Kenapa kamu belum boleh pakai

Kekuatan utama Carbon ada di keamanan siber, dan di situ pula alasan Google berhati-hati. Ini angka dari Google sendiri, diuji tanpa pagar pengaman:

  • 88,2% di SEC-bench Pro: mencari celah keamanan di software asli.
  • 54,8% di ExploitGym: menguji apakah celah itu benar-benar bisa dibobol.
  • 71,0% di CWE-bench: menambal celahnya sampai ke akar.

Kemampuan yang sama ini seperti pisau bermata dua. Celah yang ditemukan bisa ditambal, tapi juga bisa dibobol kalau jatuh ke tangan yang salah. Google tidak pernah menulis Carbon "terlalu berbahaya". Mereka menyebut peluncurannya disengaja pelan-pelan, dan Carbon ikut proses uji sukarela pemerintah Amerika Serikat sebelum dirilis.

Blog Google: Carbon baru dibuka untuk sebagian penjaga keamanan siber, untuk umum secepatnya
Minggu ini baru untuk sebagian penjaga keamanan siber. Untuk umum: "as soon as possible".Sumber: Google, "Gemini 4 Carbon: our next frontier model" (28 Okt 2026)

Akses awalnya lewat Fairwind Program milik Google DeepMind. Yang diprioritaskan: pemerintah dan otoritas siber nasional, rumah sakit, perusahaan telekomunikasi, energi, dan keuangan. Pendaftarnya diperiksa latar belakangnya, dan membuat malware dilarang. Tujuannya, menurut Google, memberi para penjaga ini waktu untuk menambal celah lebih dulu sebelum ancaman baru datang.

Google juga mengklaim Carbon lebih jujur

Selain kemampuan, Google memamerkan perbaikan perilaku:

  • Tidak mencontek: di ujian Terminal-Bench 4.0, percobaan curangnya turun ke 0,4% dan tidak ada yang berhasil (0,0%).
  • Lebih sedikit mengarang: klaim tanpa dasar turun sekitar separuh dibanding Argon.
  • Tahan jebakan perintah tersembunyi (prompt injection): di uji Gray Swan, tidak ada serangan yang berhasil.

Harga dan kapan bisa dipakai

Untuk developer, harga perkenalan Carbon sama dengan Argon: $2 per 1 juta token masuk dan $10 per 1 juta token keluar. Setelah masa perkenalan, harganya naik jadi $4 dan $20. Tapi aksesnya pun belum dibuka untuk developer umum.

Untuk kamu yang memakai aplikasi Gemini, belum ada tanggal kapan Carbon masuk. Saat ini aplikasi Gemini masih memakai Gemini 4 Argon. Soal paket langganan Gemini yang baru berubah, baca langganan Gemini AI Plus dipangkas.

Proyek AI Google lain yang sedang diuji: Genie 4, dunia virtual AI yang bisa dijelajahi.

Artikel ini ditulis dengan bantuan AI, termasuk Claude yang ada di peringkat 2 tabel di atas. Peringkatnya dari Artificial Analysis, bukan penilaian kami.

Foto sampul: Google (gambar resmi peluncuran Gemini 4 Carbon)

Lihat di Instagram

Versi videonya ada di Instagram @otaknologi:

Buka di Instagram