Sam Altman: RAM di komputer pribadi sia-sia, cuma 5%
Bos OpenAI Sam Altman bilang RAM di komputer pribadi cuma terpakai 5%, lebih baik di data center. Padahal harga RAM naik, salah satunya karena AI.
Ditulis & diperiksa: Syamil Jihad · 31 Okt · 3 mnt baca

CEO OpenAI Sam Altman menyebut RAM di komputer pribadi sebagai pemborosan: menurutnya RAM itu cuma terpakai sekitar 5% waktu, dan lebih efisien dikumpulkan di data center. Ucapannya viral karena harga RAM sedang naik tajam, dan salah satu penyebabnya justru kebutuhan data center AI.
Kata Altman
Altman mengatakannya di podcast Cheeky Pint bersama John Collison, salah satu pendiri Stripe, yang tayang 29 Oktober 2026. Menurut transkrip resminya, ia bilang banyak orang ingin menjalankan AI langsung di perangkat sendiri. Tapi "dari sudut pandang pembagian global", menurutnya "quite terrible" kalau semua orang menyimpan sebagian pasokan DRAM dunia yang terbatas di komputer masing-masing.

Alasannya: RAM di komputer pribadi menganggur sebagian besar waktu. Ia menyebut angka 5%, dan bilang di tengah pasokan yang seret, pemakaian paling efisien ada di cloud.

Masalahnya: RAM sedang mahal
Di Indonesia, kenaikannya sudah terasa sejak awal tahun. Pada Januari 2026, pedagang di ITC Kuningan bercerita ke CNBC Indonesia bahwa RAM 16 GB sudah lebih dari Rp2 juta, padahal sebelumnya Rp1 jutaan.

Kenaikannya belum berhenti. Pada September 2026, produsen laptop XMG menyebut harga DDR5 SO-DIMM, RAM untuk laptop, sudah sekitar enam kali harga Juli 2025, dan pasokan diperkirakan tetap ketat sepanjang 2027.

Kenapa ada hubungannya dengan AI
Menurut lembaga riset IDC yang dikutip CNBC Indonesia, salah satu penyebab naiknya harga adalah pembangunan data center AI dalam jumlah besar. Pabrik memori mendahulukan chip untuk server AI, jadi pasokan untuk komputer biasa menyusut.
OpenAI sendiri termasuk pemesan besar. Pada Oktober 2025, Samsung dan SK Hynix bergabung dengan proyek Stargate milik OpenAI dengan target pasokan hingga 900 ribu wafer DRAM per bulan. Statusnya masih surat minat, belum pembelian pasti. Kebutuhan listrik data center AI juga sama rakusnya, sampai Google bilang data center bisa antre listrik bertahun-tahun.
Di podcast yang sama, Altman juga menyinggung produsen DRAM, yang menurutnya dulu bisa menanam investasi 20 miliar dolar hanya untuk mendapat 19 miliar dolar, dan kini meraup sekitar 100 miliar dolar arus kas bebas setahun.
Buat kamu yang mau beli laptop
Saran ini dari kami, bukan dari Altman:
- Pilih RAM yang cukup dari awal. Di banyak laptop tipis, RAM disolder dan tidak bisa ditambah.
- Untuk kerja sehari-hari dengan AI di browser, kebanyakan pekerjaan jalan di cloud, jadi RAM besar bukan syarat mutlak.
- Kalau ingin menjalankan AI di laptop sendiri, tanpa internet dan tanpa mengirim data ke server, RAM besar justru penting. Pilih modelnya sesuai kebutuhan, panduannya di cara memilih model AI buat kerjaan.
Lihat di Instagram
Versi singkatnya, lengkap dengan slide bukti, ada di Instagram @otaknologi:


