Otaknologi

Indonesia Maju di Era SI.

Kabar

Asli atau AI? 4 konten viral Oktober, cuma 1 yang asli

Warga Bali sambut truk bensin, Gunung Lawu terbakar, CCTV sopir diterkam harimau, jet tempur di jalan tol. Cuma satu yang asli. Ini hasil cek faktanya dan tiga kebiasaan sebelum ikut membagikan.

Ditulis & diperiksa: Syamil Jihad · 27 Okt · 3 mnt bacaDraf dibantu AI, dicek manusia

Empat konten yang beredar Oktober 2026: warga Bali di SPBU, Gunung Lawu terbakar, mobil di hutan dari video harimau, dan jet tempur di jalan tol
cuma satu yang asli

Empat konten ini ramai di media sosial pada pertengahan Oktober 2026: warga Bali bersorak menyambut truk bensin, Gunung Lawu terbakar, rekaman CCTV sopir diterkam harimau, dan jet tempur mendarat di jalan tol. Cuma satu yang asli: jet tempur di tol Pasuruan–Probolinggo. Tiga lainnya dibongkar Tim Cek Fakta Kompas.com sebagai buatan AI atau hoaks. Yang bikin licin: kejadian aslinya ada, AI cuma membuat versi palsunya.

1. Warga Bali sambut truk bensin: buatan AI

Video orang-orang bersorak sambil mengangkat tangan di SPBU beredar di Facebook, Instagram, Threads, X, dan TikTok sejak Kamis, 15 Oktober. Kompas.com menulis video itu mendapat label buatan AI dari platformnya sendiri.

Kompas.com Cek Fakta: video mendapat label Contains AI-generated media di TikTok dan Made with AI di X
Platformnya sendiri memberi label: “Contains AI-generated media” di TikTok, “Made with AI” di X.Sumber: Kompas.com Cek Fakta (19 Okt 2026)

Kejadian aslinya memang ada. detikBali melaporkan pengendara di Bangli yang antre bensin sampai 14 jam bersorak saat truk tangki Pertamina datang, 15 Oktober. Video yang viral itu versi buatan AI dari momen tersebut.

2. Gunung Lawu terbakar: rekayasa AI

Foto lereng gunung menyala di malam hari beredar di Facebook. Tim Cek Fakta Kompas.com menelusurinya dengan reverse image search, yaitu mencari gambar yang sama di internet.

Kompas.com Cek Fakta menelusuri foto Gunung Lawu terbakar dengan reverse image search
Cara Kompas: mencari asal foto lewat pencarian gambar terbalik.Sumber: Kompas.com Cek Fakta (20 Okt 2026)

Hasilnya, foto itu identik dengan unggahan sebuah akun Instagram pada 19 Oktober yang menyatakan foto tersebut tidak menggambarkan keadaan Lawu sebenarnya. Kompas juga memakai alat pendeteksi AI sebagai pendukung. Kebakaran di lereng Lawu sendiri memang terjadi; yang palsu fotonya, mirip foto banner protes di tower UIN Malang yang ternyata buatan AI.

3. CCTV sopir diterkam harimau: hoaks

Video ini seolah rekaman CCTV seorang sopir yang memperbaiki mobil di hutan lalu diterkam harimau. Kompas.com mencatat dua kejanggalan.

Kompas.com Cek Fakta: rekaman CCTV biasanya punya penanda waktu, tetapi tidak ditemukan pada video itu
Kejanggalan pertama: rekaman “CCTV” tanpa penanda waktu dan tanpa lokasi.Sumber: Kompas.com Cek Fakta (23 Okt 2026)
Kompas.com Cek Fakta: video tidak ditemukan dalam pemberitaan media kredibel mana pun
Kejanggalan kedua: tidak ada satu pun media kredibel yang memberitakannya.Sumber: Kompas.com Cek Fakta (23 Okt 2026)

4. Jet tempur mendarat di tol: asli

Yang paling terdengar mustahil justru yang asli. Kamis, 22 Oktober 2026, TNI Angkatan Udara menguji pendaratan dan lepas landas pesawat Super Tucano dan dua jet F-16 di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo, Jawa Timur.

Jet tempur F-16 TNI AU mendarat di Tol Pasuruan-Probolinggo, 22 Oktober 2026 (foto ANTARA)
F-16 TNI AU di Tol Paspro. Foto: ANTARA/Fahmi Alfian.Sumber: detikNews / ANTARA (22 Okt 2026)

Menurut KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, uji coba itu untuk melihat kemampuan memakai jalan tol sebagai landasan alternatif dalam kondisi tertentu.

detikNews: KSAU menyebut uji coba untuk menguji jalan tol sebagai landasan alternatif
Penjelasan KSAU soal tujuan uji coba.Sumber: detikNews (22 Okt 2026)

Tiga kebiasaan sebelum ikut membagikan

  1. Cek label AI. TikTok, X, Instagram, dan Facebook mulai menempelkan label seperti "AI-generated" atau "Made with AI". Labelnya sering kecil di bawah video.
  2. Cek jam dan lokasi. Rekaman CCTV asli biasanya punya penanda waktu. Video tanpa jam, tanpa tempat, dan tanpa sumber patut dicurigai.
  3. Cari di media kredibel. Kejadian besar hampir selalu diberitakan. Kalau tidak ada satu pun media yang memuatnya, tahan dulu jempolmu.

Pemerintah juga sedang menyiapkan aturan. Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria menyebut Komdigi mengkaji peraturan menteri yang mewajibkan pengembang AI memberi label keaslian pada video dan media yang dihasilkan.

CNN Indonesia: Wamenkomdigi Nezar Patria menyebut Komdigi mengkaji aturan label keaslian konten AI
Aturan wajib label AI masih dikaji, belum terbit.Sumber: CNN Indonesia (19 Okt 2026)

Sampai aturan itu ada, tiga kebiasaan di atas yang paling bisa diandalkan. Cara mengecek foto dengan pencarian gambar juga pernah kami bahas di cek fakta gambar buatan AI.

Kebalikannya juga terjadi: karya asli dituduh AI, seperti teaser Oki & Nirmala yang dijawab Paragon dengan rekaman VFX.

Lihat di Instagram

Versi singkatnya, lengkap dengan slide bukti, ada di Instagram @otaknologi:

Buka di Instagram