Sekolah tolak AI? Google Search ikut dimatikan untuk siswa
Google mematikan Gemini dan Search untuk akun siswa SD–SMA sampai sekolah menyalakannya. Sekolah yang melarang AI, siswanya ikut kehilangan Google Search.
Ditulis & diperiksa: Syamil Jihad · 5 Nov · 4 mnt baca

Sekolah yang menolak AI bakal kehilangan Google Search juga. Google mengumumkan 3 November 2026 bahwa Gemini dan Google Search dimatikan untuk akun siswa SD sampai SMA, sampai admin sekolah sengaja menyalakannya. Kepada The New York Times, Google menegaskan: sekolah yang melarang AI sepenuhnya, siswanya juga tidak bisa memakai Search.
Yang diumumkan Google
Di blog resminya, Chris Phillips, wakil presiden Google bidang pendidikan, menulis bahwa Google mengubah kontrol untuk empat produk: Gemini, Gemini Notebook, Gemini in Classroom, dan Google Search. Untuk akun siswa K-12 (setara SD sampai SMA), keempatnya mati total sampai admin sekolah menyalakannya sendiri.

Perhatikan daftarnya: Google Search masuk satu paket dengan Gemini. Google bilang rincian dan jadwalnya akan dikabarkan ke sekolah dalam beberapa bulan ke depan.
Syaratnya: tolak AI, Search ikut hilang
Yang tidak tertulis jelas di blog, terungkap di liputan The New York Times. Sekolah yang memilih membatasi AI sepenuhnya juga akan kehilangan akses ke Google Search.

Alasannya, kata Phillips, fitur AI sekarang sudah jadi bagian standar Google Search. "Search dan AI sudah menyatu," katanya. Kalau sekolah melarang AI, siswa tidak bisa memakai Search dan hanya melihat pesan dari sekolah bahwa layanan itu tidak tersedia.

Kalau sekolah memilih AI: dua versi Search
Mulai awal 2027, sekolah yang mengizinkan AI bisa memilih satu dari dua versi Search untuk akun siswa:
- Search biasa dengan Ringkasan AI (AI Overviews) dan obrolan AI, mirip yang kamu pakai di HP.
- Guided Learning, versi Gemini khusus siswa yang menuntun langkah demi langkah, tidak langsung memberi jawaban.

Guided Learning di Google Classroom sudah tersedia di seluruh dunia. Versi Guided Learning di dalam Search baru diuji coba di beberapa sekolah Amerika Serikat akhir bulan ini.
Kenapa ada sekolah yang mau mematikan AI?
Di Amerika Serikat, dua distrik sekolah terbesar, New York City dan Los Angeles, sudah membatasi akses siswa ke AI generatif di perangkat sekolah sejak September 2026. Keduanya pelanggan Google. Pekan lalu, negara bagian New York juga mengesahkan undang-undang keamanan chatbot untuk anak di bawah umur.

Menurut New York Times, Los Angeles berharap bisa tetap memakai Search tapi mematikan Ringkasan AI-nya. Di dua pilihan Google, versi itu tidak ada.
Buat kamu di Indonesia
Akun belajar.id yang dipakai siswa dan guru juga akun Google (Google Workspace for Education). Jadi kalau aturan ini ikut berlaku, sekolah di Indonesia juga harus memilih: nyalakan AI, atau siswa kehilangan Search di akun sekolah.
Sambil menunggu, ada yang bisa dilakukan sekarang:
- Ajari anak membuka 2–3 sumber aslinya. Ringkasan AI adalah rangkuman, bukan sumber.
- Pakai AI sebagai penuntun, bukan penjawab. Minta AI menjelaskan langkahnya, lalu kerjakan sendiri.
- Guru dan admin sekolah: pantau pengumuman Google di konsol admin Workspace for Education.
Siswa Indonesia sudah banyak memakai AI untuk belajar. Data Anthropic menunjukkan hampir separuh obrolan Claude dari Indonesia isinya tugas sekolah dan kuliah. Di sisi lain, AI juga bisa jadi masalah kalau dipakai tanpa aturan, seperti 600 mahasiswa Konkuk yang harus ujian ulang gara-gara satu orang pamer nilai 99 pakai AI.
Search dan AI makin menyatu. Yang paham cara memakainya tidak gampang tertipu jawaban instan.
Foto sampul: blog resmi Google
Lihat di Instagram
Versi singkatnya, lengkap dengan slide bukti, ada di Instagram @otaknologi:


